TERKINI
🌍 Liputan global 24/7 • 🏯 Asia Timur: China, Jepun, Korea • 🛕 Asia Selatan: India • 🏰 Eropah • 🗽 Amerika • 🌍 Afrika • 🕌 Timur Tengah • 🇵🇸 Solidariti Palestin •
Artikel ini adalah terjemahan AI dari bahasa asal.
Olahraga

Alex Zendejas Belum Beraksi di Piala Dunia 2026 — Tunggu Detik Turki

Alex Zendejas, pemain sayap Club América dan anggota skuad USMNT yang dinaturalisasi, belum diturunkan dalam dua pertandingan awal Piala Dunia 2026. Peluang pertamanya mungkin tiba dalam pertandingan grup terakhir melawan Turki — pertandingan 'dead-rubber' di mana pelatih Mauricio Pochettino diharapkan mengganti pemain.

23 Jun 20263 minit baca7 tontonanOleh Redaksi KhatulistiwaFIFA World Cup 2026
NeutralDisemak silang 2 model · 68
Baca 30 saat
  • Alex Zendejas belum beraksi dalam dua perlawanan awal Piala Dunia 2026.
  • Peluang pertamanya mungkin datang dalam perlawanan terakhir menentang Turki.
  • Zendejas tetap fokus pada persiapan fizikal dan taktikal walaupun tidak dimainkan.
Alex Zendejas Belum Beraksi di Piala Dunia 2026 — Tunggu Detik Turki

Imej: Imej: FIFA World Cup 2026

Perjalanan Zendejas ke Piala Dunia

Alex Zendejas, pemain sayap berusia 28 tahun dari Club América, adalah salah satu nama paling dibicarakan dalam skuad Amerika Serikat (USMNT) ke Piala Dunia 2026. Dilahirkan di Ciudad Juárez, Meksiko, ia pindah ke Amerika Serikat saat kecil, sebelum kembali ke Meksiko untuk memulai karier profesional. Keputusannya pada 2021 untuk mewakili USMNT — bukan tim kelahirannya — menimbulkan perhatian luas, mengingat kelayakannya juga untuk Meksiko. Pelatih Mauricio Pochettino, yang mengambil alih tim pada Januari 2025, memasukkannya dalam daftar 26 pemain tanpa banyak sorotan awal — langkah berani yang kini sedang diuji oleh kurangnya waktu bermain.

Peran Pemain Cadangan

Dalam dua pertandingan grup pertama, Zendejas tidak mendapatkan menit pun di lapangan. Ia duduk di bangku cadangan ketika AS menang 3–0 atas Paraguay dan 2–1 atas Australia. Di sana, Christian Pulisic dan Tim Weah menguasai lini serangan, sementara Zendejas hanya mengawasi dari pinggir lapangan. Namun, popularitasnya jelas terlihat: selama sesi latihan terbuka sebelum pertandingan Paraguay, jersey Club América miliknya menjadi salah satu yang paling banyak diminta tanda tangan oleh penggemar di Stadium AT&T.

"Saya tahu peluang itu akan datang," kata Zendejas setelah latihan, tanpa menyebut tanggal atau lawan secara eksplisit. Ia menekankan fokus pada persiapan fisik dan taktikal setiap hari — bukan pada kekecewaan menonton. Pochettino menyifatkan Zendejas sebagai "pemain dengan kualitas tinggi dan kemampuan membuat perbedaan", tetapi menegaskan bahwa persaingan di lini serangan USMNT adalah antara yang paling ketat dalam sejarah skuad ini.

Kesempatan Melawan Turki

Pertandingan ketiga grup melawan Turki pada 26 Juni di Stadium Mercedes-Benz Atlanta mungkin menjadi titik balik. AS sudah pasti lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup D, menjadikan pertandingan itu tanpa implikasi langsung terhadap kualifikasi. Dalam situasi seperti ini, Pochettino biasanya menggunakan kesempatan untuk menguji pemain kedua dan ketiga — terutama mereka yang belum beraksi. Zendejas, yang dikenal karena kecepatan menggiring bola, ketepatan umpan silang, dan kemampuan menembus barisan pertahanan dari sisi kanan, diharapkan masuk baik sebagai pemain sayap atau penyerang kedua.

Apa Selanjutnya?

Jika Zendejas bermain melawan Turki, itu akan menjadi penampilan pertamanya di panggung Piala Dunia. Prestasinya tidak hanya akan dinilai dari segi gol atau assist, tetapi juga dari kemampuannya menghidupkan serangan melalui gerakan tanpa bola dan tekanan tinggi di sepertiga akhir. AS dijadwalkan menghadapi pemenang Grup C — baik Swedia maupun Iran — di babak 16 besar. Pochettino membutuhkan pilihan serangan yang fleksibel, bukan sekadar pengganti, tetapi alternatif strategis. Zendejas telah mencetak 12 gol dalam 30 penampilan untuk Club América musim ini, termasuk beberapa gol penting dalam El Clásico Mexicano. Namun, persaingan dari Brenden Aaronson, Giovanni Reyna, dan juga pemain muda seperti Malik Tillman tetap ketat. Untuk saat ini, Zendejas tidak menuntut — dia siap.