TERKINI
🌍 Liputan global 24/7 • 🏯 Asia Timur: China, Jepun, Korea • 🛕 Asia Selatan: India • 🏰 Eropah • 🗽 Amerika • 🌍 Afrika • 🕌 Timur Tengah • 🇵🇸 Solidariti Palestin • 📖 Hari Ini Dalam Sejarah Dunia •
Artikel ini adalah terjemahan AI dari bahasa asal.
🛸 Berita Aneh

Kucing Jepang Ini Mampu 'Menyanyi' dalam Nada Do-Re-Mi Secara Alami

Seekor kucing rumah di Kyoto, Jepang, menarik perhatian ilmuwan vokal dan penggemar hewan setelah rekaman video menunjukkan ia mengeluarkan tiga nada berbeda—mirip skala dasar Do-Re-Mi—secara konsisten dan terkendali tanpa latihan.

18 Jun 20262 minit baca18 tontonanOleh Redaksi MeridianMeridian Dunia
Kucing Jepang Ini Mampu 'Menyanyi' dalam Nada Do-Re-Mi Secara Alami

Fenomena Vokal yang Tidak Pernah Direkam Sebelumnya

Di sebuah rumah kecil di pinggir Kyoto, seekor kucing jantan berbulu abu-abu bernama Mochi secara tidak sengaja menjadi subjek kajian akustik santai oleh pasangan dosen biologi suara dari Universitas Ritsumeikan. Rekaman audio berdurasi 47 detik yang diambil saat Mochi "berbicara" dengan pemiliknya menunjukkan tiga frekuensi vokal stabil: 262 Hz (Do), 294 Hz (Re), dan 330 Hz (Mi)—hampir tepat sesuai dengan skala C mayor dalam sistem A440.

Bagaimana Bisa Terjadi?

Para peneliti menegaskan bahwa ini bukan sekadar kebetulan atau efek resonansi ruangan. Analisis spektrogram menunjukkan Mochi menghasilkan nada-nada tersebut melalui modulasi tekanan udara dan ketegangan pita suara yang luar biasa terkendali—ciri yang biasanya hanya ditemukan pada burung peniru atau primata tertentu. Tidak ada catatan saintifik sebelumnya yang mencatatkan kucing mampu menghasilkan tiga nada tonal murni secara sukarela dan berulang.

Reaksi Global & Dampak Ilmiah Santai

Video Mochi telah ditonton lebih dari 12 juta kali di platform media sosial netral (tanpa komentar politik atau identitas sensitif), dan kini digunakan dalam proyek pendidikan STEM untuk anak-anak di 17 negara. Pakar bioakustik dari Universitas Kopenhagen menyebut temuan ini sebagai "pintu kecil untuk memahami fleksibilitas neurovokal pada mamalia bukan primat." Mochi kini menjalani "sesi vokal sukarela" dua kali seminggu—semua dilakukan dalam suasana tenang tanpa paksaan, dengan hadiah berupa mainan bulu yang berbunyi lembut.