Detail Program BUDI MADANI Diesel
PUTRAJAYA, 22 Juni (BERNAMA) -- Pemerintah telah menetapkan batas kelayakan dasar hingga 200 liter sebulan bagi individu yang layak di bawah program BUDI MADANI Diesel (BUDI Diesel). Menteri Keuangan II, Datuk Seri Amir Hamzah Azizan, mengatakan kuota ini dapat digunakan secara fleksibel untuk pembelian diesel bersubsidi atau RON95. Menurutnya, pendekatan ini memastikan subsidi diberikan kepada penerima yang layak berdasarkan penggunaan sebenarnya, tanpa memandang apakah bahan bakar yang digunakan adalah diesel atau RON95. Ini memberikan penerima fleksibilitas dalam mengelola penggunaan bahan bakar bulanan mereka.
Kuota Tambahan untuk Kendaraan Terpilih
Dalam konferensi pers hari ini, Amir Hamzah menjelaskan bahwa pemilik kendaraan diesel pribadi seperti pikap dan jip yang layak dapat mengajukan tambahan 100 liter sebulan, menjadikan total keseluruhan hingga 300 liter sebulan bagi kategori tersebut. "Ini diharapkan cukup karena diperkirakan 95 persen pengguna diesel menggunakan kurang dari 300 liter sebulan," katanya. Hadir dalam acara tersebut adalah Menteri Perdagangan Dalam Negeri dan Harga Kebutuhan Pokok, Datuk Armizan Mohd Ali, serta Sekretaris Jenderal Perbendaharaan, Tan Sri Johan Mahmood Merican.
Amir Hamzah mengatakan tunjangan tambahan ini bertujuan untuk mendukung kebutuhan tambahan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mereka yang bepergian dari daerah pedesaan. Ia menambahkan bahwa pemilik kendaraan diesel yang terdaftar di Departemen Perhubungan Jalan (JPJ) dengan pajak jalan yang sah akan secara otomatis menerima kuota dasar 200 liter tanpa perlu mendaftar.
Cara Pemeriksaan dan Pengajuan
Kuota tersebut dapat digunakan untuk membeli diesel bersubsidi pada harga RM2,10 per liter mulai bulan depan. Pemilik kendaraan diesel pribadi dapat memeriksa status kelayakan dan batas bulanan mereka secara online melalui portal resmi BUDI MADANI di www.budimadani.gov.my mulai hari ini. Pemilik pikap dan jip yang layak juga dapat mengajukan tambahan 100 liter sebulan melalui portal yang sama.
Selain pemilik kendaraan diesel pribadi, akses ke diesel bersubsidi pada harga RM2,10 per liter melalui MyKad juga telah diperluas kepada pengelola perahu sungai dan pemilik genset di daerah pedesaan. "Dalam hal ini, Pemerintah Pusat bekerja sama erat dengan pemerintah daerah Sabah dan Sarawak untuk memastikan perlindungan subsidi diesel yang inklusif bagi rakyat," kata Amir Hamzah.
Pelaksanaan dan Jaminan Pasokan
Amir Hamzah mengatakan tidak ada biaya infrastruktur baru untuk pelaksanaan BUDI Diesel karena semua stasiun bensin yang sudah melaksanakan BUDI RON95 dapat terus menggunakan sistem yang ada. Ia mengatakan hanya penyesuaian perangkat lunak yang diperlukan untuk memungkinkan pengguna memilih antara diesel atau bensin.
Dalam perkembangan lain, Amir Hamzah mengatakan pasokan bahan bakar negara masih mencukupi berkat kerja sama terus-menerus dengan Petronas dan perusahaan minyak untuk memastikan kebutuhan domestik tidak terganggu. Ia mengatakan pendekatan pembelian 'rolling' memastikan negara tidak menghadapi risiko kekurangan bahan bakar dalam jangka pendek. "Ini memastikan kita tidak perlu khawatir bahwa bahan bakar hanya akan bertahan sampai Agustus. Perusahaan minyak terus membeli untuk dua bulan mendatang dan memperpanjang lagi dua bulan," katanya. Ia menambahkan bahwa pemerintah terus bekerja sama dengan pemain industri untuk memperluas sumber pasokan bahan bakar negara.
Program BUDI MADANI Diesel merupakan inisiatif pemerintah untuk menargetkan subsidi diesel kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan, sesuai dengan upaya rasionalisasi subsidi yang lebih luas. Dengan pelaksanaan ini, pemerintah memprediksi penghematan sebesar RM2 miliar per tahun, seperti yang diumumkan sebelumnya.
---
*Sumber asli: [bernama.com](https://www.bernama.com/en/general/news.php?id=2571696)*
