TERKINI
🌍 Liputan global 24/7 • 🏯 Asia Timur: China, Jepun, Korea • 🛕 Asia Selatan: India • 🏰 Eropah • 🗽 Amerika • 🌍 Afrika • 🕌 Timur Tengah • 🇵🇸 Solidariti Palestin • 📖 Hari Ini Dalam Sejarah Dunia •
Artikel ini adalah terjemahan AI dari bahasa asal.
🌍 Dunia

Pemimpin PTI yang Dipenjara Meminta Oposisi Berdialog dengan Perdana Menteri

Lima pemimpin senior Partai Justice Pakistan (PTI) yang dipenjara di Penjara Kot Lakhpat telah meminta pemimpin oposisi untuk berdialog secara konstruktif dengan Perdana Menteri Shahbaz Sharif mengenai 'Piagam Pakistan'. Mereka percaya langkah ini dapat menangani akar masalah ketidakstabilan di negara tersebut. Pemimpin PTI tersebut membuat permintaan ini dalam surat bersama kepada Pemimpin Oposisi Perhimpunan Kebangsaan, Mehmood Khan Achakzai, Pemimpin Oposisi Senat, Allama Raja Nasir Abbas, dan Ketua PTI, Barrister Gohar Ali Khan.

18 Jun 20261 minit baca9 tontonanOleh Redaksi MeridianDawn (Pakistan)
Pemimpin PTI yang Dipenjara Meminta Oposisi Berdialog dengan Perdana Menteri

Imej: Imej: jurvetson (BY) via Openverse

Latar Belakang

Pemimpin PTI yang dipenjara tersebut termasuk Shah Mehmood Qureshi, Dr Yasmin Rashid, Omar Sarfraz Cheema, Ejaz Chaudhry, dan Mian Mahmoodur Rasheed. Surat mereka yang bertanggal 17 Juni telah dibagikan oleh pengacara mereka, Rana Mudassar Umer.

Isi Surat

Dalam surat tersebut, mereka menyatakan bahwa Pakistan kini berada di ambang krisis dan memerlukan dialog konstruktif untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi. Mereka percaya bahwa 'Piagam Pakistan' dapat menjadi dasar untuk mencapai tujuan ini.

Reaksi

Surat ini dilihat sebagai upaya untuk memulai dialog antara partai-partai politik di Pakistan dan mencari jalan keluar dari krisis yang dihadapi negara tersebut. Hal ini juga menunjukkan kesediaan pemimpin PTI untuk bekerja sama dengan pemerintah guna mencapai stabilitas dan kemajuan negara.