TERKINI
🌍 Liputan global 24/7 • 🏯 Asia Timur: China, Jepun, Korea • 🛕 Asia Selatan: India • 🏰 Eropah • 🗽 Amerika • 🌍 Afrika • 🕌 Timur Tengah • 🇵🇸 Solidariti Palestin •
Artikel ini adalah terjemahan AI dari bahasa asal.
🌍 Dunia

Sikap Negatif Rakyat AS Terhadap Prestasi Trump dan Ekonomi Menjelang Pemilu Tengah Tahun

Sebuah survei terbaru oleh NPR, PBS News dan Marist menunjukkan tingkat persetujuan terendah sepanjang masa terhadap kinerja Presiden Trump dan pengelolaan ekonominya menjelang musim panas sebelum pemilu tengah tahun.

18 Jun 20261 minit baca9 tontonanOleh Redaksi MeridianNPR
Sikap Negatif Rakyat AS Terhadap Prestasi Trump dan Ekonomi Menjelang Pemilu Tengah Tahun

Imej: Imej: color line (BY) via Openverse

Tingkat Persetujuan Terendah Sepanjang Masa

Survei gabungan NPR, PBS News dan Marist yang dikeluarkan pertengahan Juni 2026 mencatatkan bahwa hanya 34 persen rakyat Amerika Serikat setuju dengan kinerja keseluruhan Presiden Donald Trump — angka terendah sejak ia menjabat. Khususnya dalam isu ekonomi, dukungan turun menjadi 31 persen, menandai penurunan signifikan terhadap kepercayaan terhadap kebijakan fiskal dan pengelolaan biaya hidup.

Faktor Utama: Harga Minyak dan Biaya Hidup

Salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan ini adalah kenaikan harga minyak dan bahan bakar yang berkelanjutan, serta tekanan inflasi terhadap anggaran keluarga. Responden menyatakan kekhawatiran terhadap ketidakstabilan harga barang kebutuhan dan ketidakjelasan arah kebijakan ekonomi jangka pendek. Survei juga menunjukkan lebih dari 60 persen responden percaya ekonomi negara sedang memburuk atau tidak berubah — bukan membaik.

Dampak bagi Pemilu Tengah Tahun

Dengan pemilu tengah tahun yang dijadwalkan pada November 2026, hasil survei ini dianggap penting sebagai indikator awal sentimen pemilih. Dukungan yang lemah terhadap presiden secara tradisional berkorelasi dengan kehilangan kursi di DPR dan Senat, terutama di negara-negara yang sedang mengalami ketegangan. Namun, survei ini tidak mengukur niat pemilihan langsung, tetapi memberikan gambaran umum tentang persepsi publik terhadap kepemimpinan eksekutif.