Bayangkan sebuah jalur air yang memangkas ribuan kilometer pelayaran dari Eropa ke Asia. Itulah Terusan Suez. Sejak diresmikan lebih dari 150 tahun lalu, terusan ini terus menjadi urat nadi perdagangan dunia. Mari kita telusuri lima poin penting dalam sejarahnya.
1. Impian Firaun hingga Napoleon
Ide menghubungkan Laut Mediterania dengan Laut Merah bukanlah hal baru. Sejak zaman Firaun Mesir kuno (sekitar 1850 SM), terusan awal sudah dibangun, tetapi terbengkalai akibat perubahan lanskap. Ribuan tahun kemudian, Napoleon Bonaparte pun bermimpi membangun terusan modern saat penaklukannya ke Mesir pada tahun 1798. Namun, perkiraan awal yang keliru menyebabkan proyek tersebut dihentikan. Akhirnya, visi ini diwujudkan oleh seorang diplomat Prancis, Ferdinand de Lesseps, pada abad ke-19.
2. Pembangunan Raksasa Memakan Waktu 10 Tahun
Pembangunan Terusan Suez modern dimulai pada 25 April 1859 dan memakan waktu sepuluh tahun. Ribuan pekerja Mesir terlibat dalam kondisi sulit β panas terik, kekurangan air bersih, dan wabah penyakit. Perkiraan biaya proyek saat itu mencapai 100 juta dolar AS. Akhirnya, pada 17 November 1869, terusan sepanjang 193 kilometer ini diresmikan dengan upacara besar yang dihadiri banyak bangsawan Eropa.
3. Kejutan Ekonomi & Politik Global
Segera setelah dibuka, Terusan Suez menjadi jalur vital yang memangkas perjalanan antara London ke Mumbai sebanyak 7.000 kilometer. Kapal dagang tidak perlu lagi mengitari Afrika. Namun, dampaknya bukan hanya ekonomi β terusan ini juga memicu persaingan kekuatan besar. Inggris menjadi pemegang saham utama dan menguasai terusan, menjadikannya 'urat nadi kekaisaran Inggris' ke India.
4. Krisis Suez 1956: Saat Mesir Mengambil Alih
Pada Juli 1956, Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser menasionalisasi Terusan Suez, mengejutkan Inggris dan Prancis. Tindakan ini memicu Krisis Suez β invasi militer oleh Inggris, Prancis, dan Israel. Namun, tekanan internasional (terutama dari AS) memaksa mereka mundur. Peristiwa ini memperkuat kemerdekaan Mesir dan menjadikan Nasser pahlawan dunia Arab.
5. Insiden Kapal Ever Given Tersangkut (2021)
Pada Maret 2021, kapal kontainer raksasa Ever Given tersangkut di Terusan Suez, menyumbat lalu lintas selama enam hari. Insiden ini mengungkap betapa rentannya rantai pasokan global yang bergantung pada terusan ini. Lebih dari 400 kapal terpaksa menunggu, menyebabkan kerugian perkiraan 9,6 miliar dolar AS per hari. Insiden tersebut mengingatkan kita bahwa Terusan Suez masih memegang peran penting dalam ekonomi dunia hingga kini.
Penutup singkat: Sejak era Firaun hingga era kapal kontainer raksasa, Terusan Suez terus menjadi saksi perubahan zaman. Sejarahnya bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga perebutan kekuasaan, nasionalisme, dan ketergantungan global. Satu fakta yang pasti: terusan ini akan terus menjadi urat nadi perdagangan dunia di masa depan.
